RUMAH / BERITA / Berita Industri / Bagaimana ketebalan dan struktur baki makanan plastik PET mempengaruhi daya tahan dan ketahanannya terhadap retak atau deformasi di bawah tekanan?
Berita Industri
Semua berita yang perlu Anda ketahui tentang Donghang

Bagaimana ketebalan dan struktur baki makanan plastik PET mempengaruhi daya tahan dan ketahanannya terhadap retak atau deformasi di bawah tekanan?

2025-10-09

1. Sifat Penghalang terhadap Kelembaban dan Oksigen

nampan makanan plastik PET dirancang untuk memberikan sifat penghalang unggul terhadap kelembaban dan oksigen, dua faktor penting yang mempengaruhi umur simpan dan kualitas produk makanan. PET (Polietilen Tereftalat) dikenal karena permeabilitasnya yang rendah terhadap oksigen, yang membantu memperlambat proses oksidasi. Oksidasi dapat menyebabkan makanan kehilangan rasa, warna, dan nilai gizi, terutama makanan yang mudah rusak seperti daging, produk segar, dan produk susu. Dengan mencegah paparan oksigen berlebihan, nampan plastik PET secara signifikan mengurangi tingkat pembusukan produk, mempertahankan rasa dan teksturnya untuk jangka waktu yang lebih lama.

Selain itu, PET juga sangat tahan terhadap kelembapan, sehingga bermanfaat dalam mencegah kekeringan dan kebasahan makanan. Kelembapan yang terperangkap di dalam baki dapat menyebabkan tumbuhnya jamur, kontaminasi bakteri, atau penurunan kualitas makanan. Banyak nampan makanan PET dirancang dengan tutup yang rapat atau opsi penyegelan vakum yang membantu mengunci tingkat kelembapan dan mencegah makanan menjadi kering atau kehilangan kesegaran aslinya. Pengemasan atmosfer yang dimodifikasi (MAP) , yang sering digunakan nampan PET , menggantikan oksigen di dalam kemasan dengan nitrogen atau karbon dioksida, yang selanjutnya meningkatkan umur simpan dengan mengurangi paparan oksigen. Kombinasi antara retensi kelembapan dan kontrol oksigen ini sangat berguna untuk makanan yang sensitif terhadap pembusukan, seperti daging segar, salad, dan makanan yang dipanggang.


2. Kontrol Suhu dan Isolasi

Desain dari nampan makanan plastik PET berkontribusi untuk menjaga suhu ideal untuk penyimpanan dan transportasi makanan. PET adalah bahan insulasi yang sangat baik, membantu menstabilkan suhu di dalam baki. Hal ini sangat penting selama pengiriman dan penyimpanan, karena fluktuasi suhu dapat berdampak signifikan terhadap kesegaran makanan. Misalnya, makanan segar seperti daging, produk susu, atau makanan siap saji memerlukan penyimpanan dingin yang konsisten untuk mencegah pertumbuhan bakteri dan pembusukan. Itu nampan PET , bila dipadukan dengan tutup yang tertutup rapat, membantu mempertahankan suhu dingin lebih lama, mencegah pencairan cepat atau perubahan suhu yang dapat membahayakan makanan.

Selain itu, nampan PET dirancang untuk makanan panas sering kali memiliki integritas struktural yang lebih baik untuk menahan suhu tinggi tanpa melengkung atau berubah bentuk. Beberapa nampan makanan PET dirancang agar tahan panas, memastikan makanan panas tetap pada suhu yang diinginkan selama transportasi atau di lingkungan ritel. Kemampuan nampan plastik PET mempertahankan dan mengontrol suhu membantu meminimalkan sisa makanan dan memastikan produk makanan tiba di tempat tujuan dalam kondisi optimal.


3. Integritas dan Kesesuaian Struktural

Desain struktural dari nampan makanan plastik PET dirancang untuk memberikan daya tahan dan stabilitas, memastikan produk makanan terlindungi selama penanganan, transportasi, dan penyimpanan. nampan PET biasanya dicetak agar sesuai dengan jenis makanan tertentu, sehingga mengurangi risiko hancur, bergeser, atau terkontaminasi. Makanan yang ditempatkan dengan rapat di dalam baki juga meminimalkan kantong udara, yang dapat mempercepat pembusukan dengan menyebabkan distribusi suhu yang tidak merata atau penumpukan kelembapan.

Misalnya, produk-produk seperti buah-buahan segar, sayur-sayuran, dan produk roti yang mudah pecah mendapatkan manfaatnya nampan makanan PET yang menahannya dengan aman tanpa memberikan tekanan berlebihan. Dengan mencegah tergencet dan memar, makanan mempertahankan daya tarik visual dan kesegarannya. Demikian pula dengan desain deep-dish nampan PET sangat cocok untuk produk seperti daging dan makanan beku, yang memerlukan isolasi untuk menjaga kondisi optimal. nampan PET juga tersedia dalam desain terkotak-kotak yang membantu memisahkan berbagai jenis makanan, menjaga keutuhannya dan mencegahnya tercampur atau bersentuhan satu sama lain, sehingga semakin melindungi kualitas makanan.


4. Anti-kabut dan Kejelasan

Pengembunan dan kabut di dalam kemasan makanan bisa menjadi masalah yang signifikan, terutama untuk produk yang mudah rusak seperti buah-buahan, sayuran, atau salad. nampan makanan plastik PET sering kali dirancang dengan teknologi antikabut yang mencegah terbentuknya kelembapan pada permukaan bagian dalam baki. Hal ini sangat penting untuk menjaga visibilitas dan daya tarik produk. Jika makanan dikemas dengan benar dalam wadah bening dan bebas kabut, konsumen dapat dengan mudah menilai kualitas dan kesegarannya, sehingga menghasilkan hasil penjualan yang lebih baik.

Untuk produk seperti sayuran segar atau daging deli, yang mengutamakan estetika dan daya tarik visual, nampan makanan PET anti-kabut membantu menjaga makanan terlihat segar dan bersemangat. Tanpa kabut, makanan di dalam baki tetap terlihat, sehingga meningkatkan daya tarik raknya. Selain meningkatkan presentasi visual, tidak adanya kelembapan pada permukaan baki juga mencegah kelebihan air menggenang di sekitar makanan, yang dapat menyebabkan pembusukan atau penurunan tekstur, seperti kebasahan pada sayuran berdaun hijau atau permukaan buah yang kenyal.


5. Integrasi Penyegelan dan Tutup

Salah satu fitur desain utama yang berdampak pada pengawetan makanan nampan makanan plastik PET adalah sistem penyegelan yang digunakan bersama dengan baki. Penyegelan tidak hanya mencegah kontaminasi tetapi juga berperan penting dalam mengawetkan makanan dengan membatasi paparan oksigen, kelembapan, dan kontaminan eksternal. Segel yang tepat mencegah udara masuk ke dalam baki, yang sangat penting dalam memperpanjang umur simpan produk. Mekanisme penyegelan dapat berkisar dari tutup snap-on sederhana hingga opsi bersegel panas atau bersegel vakum, yang masing-masing menawarkan tingkat perlindungan kedap udara yang berbeda-beda.

Misalnya, nampan PET yang tertutup rapat menciptakan suasana internal dengan sedikit atau tanpa oksigen, yang secara efektif memperlambat proses degradasi makanan dan mengurangi pertumbuhan mikroba. Sebaliknya, segel panas sering digunakan untuk mengemas produk yang memerlukan umur simpan lebih lama atau untuk memastikan baki tahan terhadap kerusakan. Integrasi tutup atau segel yang pas juga mencegah kerusakan fisik pada makanan dengan menjaganya tetap aman di dalam baki, mengurangi kemungkinan hancur atau bocornya kelembapan yang dapat mempengaruhi kualitas.